Langsung ke konten utama

Terjemahan Rasa

Rasa - Anarawata

 bagian satu dari seribu


Penerjemahan rasa dalam otak sederhana manusia. Sebuah kekeliruan yang menjebak pelaku dalam problematika biasa. Mari cari tahu apa itu rasa.

Rasa
oleh anarawata,

mendesau malam oleh angin yang mencekam
menuliskan renjana oleh dirinya yang berharap bisa berdua
mengerti alam oleh indera yang terbatas dan berakhir pitam
rasa berkembang dalam kasih
tumbuh bersama sayang
dan dewasa dengan cinta
rasa tinggal di dunia seperti bumi
rasa tentu kaya karena dia sendiri
ruang hampa itu dia tinggali
sejak lama hingga siap menguji nyali
rasa mempunyai agama yang nyata
bersabda melalui renjana
bersyair dalam suara rindu di tepi jendela
tidak diutus atau mengutus apapun
rasa datang dengan sekantung penuh cinta
dan terkadang pulang tidak membawa apa-apa
akan ada waktunya rasa pergi
dan tak akan kembali
diam bersama rasa lainnya
dengan nama yang berbeda tentunya
rasa itu punya indera yang lengkap
bisa melihat dalam gelap
bisa tediam dan merangkul tanpa ada sebab
dia bersuara ketika ingin
terkadang juga menitipkannya kepada angin
rasa punya amarah yang sangat besar
rindu namanya
muncul ketika ingin
terkadang juga muncul ketika tak ingin
meluap dan membahayakan
bisa juga menghancurkan
ruang hampa bagai neraka jahanam
ketika rindu mulai datang menyerang
rasa tidak selalu dengan amarahnya
dia punya kebaikan dalam dirinya
percaya namanya
mengerti ketika sepi sendiri
terasa mati tapi membuatnya jadi mimpi
terbangun dan percaya lagi dan lagi
rasa dalam kehidupannya merasakan sakit
demam atau hidung tersumbat mungkin biasa bagi sebuah rasa
rasa bisa terkena kanker
berstadium-stadium
hingga rasa tak lagi bermakna
rasa tidak memiliki ambisi
dia hanya ingin hidup
sendiri atau berdua
pergi atau bertahan
diam atau bersuara
renjana atau gulita
rasa adalah rasa
ketika rasa sudah waktunya
menjelma adalah kebiasannya
terbiasalah
karena dengan rasa
cinta bisa ada
dalam bentuk apapun dan dalam kondisi apapun
salam dari rasa
berhati-hati lah

Sedikit pengetahuan tentang rasa menurut Nara sebagai kami. Semoga membantu dan nyaman.


Salam,
Anarawata H.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sastra Desain Komunikasi dan Rasa

Selamat telah menemukan kami, Perkenalkan nama kami Anarawata, bisa kalian panggil Nara. Sebuah kisah indah akan banyak dituliskan. Pengetahuan kebahasaan dan desain juga akan menghiasi laman ini. Kalian yang membaca ini dimohon agar tidak berekspektasi tinggi dengan laman ini. Nara sebagai kami juga terbentuk dari romatisnya dua insan berbeda jenis di sebuah kamar. Nara sebagai kami berharap dapat membantu kalian. Tentang rasa, banyak wujudnya kawan. Mari temukan semua wujud tentang rasa. Karena rasa itu soal hati dan indera, Nara sebagai kami hanya membantu mengarahkan hati dan indera kawan-kawan.  Dengan adanya sedikit penjelasan, Nara akan memberitahu tempat tinggal kami. Negeri elok, makmur, dan musuh semua negara lainnya. Hindanasasa sebut saja, elok karena banyak jalan yang tidak datar. makmur karena tidak habis kekayaannya walaupun sudah dimanfaatkan dengan bodoh oleh warga Hindanasasa. Dikatakan musuh karena banyak yang ingin merebut pulau Hindanasasa, baik seca...

Tentang Harapan

Menuai atau Mencapai ketika suara mencapai sang pencipta maka tiada harapan pupus disana  yang kau sebut kerikil tidak lagi bermakna yang kau sebut sayang tidak akan lama aku mendesau hanya kepada karya menuangkan hati dan rasa menggali pikiran dan makna siapa lagi yang bisa setelah ini datang ku jumpai diriku tersungkur di ujung jalan itu tidak menembus jalan karena ada larangan dilarang berjuang lebih jauh sia-sia tulisan itu kubaca ku berusaha menembusnya gerbang demi gerbang rasa tidak mungkin mulai ada siapa peduli pikirku menemuinya dan biarkan dia yang berkata semuanya bukan papan di depan gerbang tinggi menjulang  sesampainya di tengah jalan bukan papan dengan larangan tapi hal yang aku takutkan rupa dirimu yang menjaga gerbang itu menolak mentah aku sebelum bertemu kamu yang sebenarnya terusir aku itu cerita singkat tentang harapan kenapa aku bisa disini karena adanya harapan dan seperti ini karena adanya harapan tentang itu aku tidak m...